Kisaran Pukul 10.00 – 14.00,
Saat Matahari mencorot sekuat-kuatnya,
Lain cerita misal kondisi mendung gelap gulita,
Pokoknya saya bilang Moment kalo emang kondisi sesuai dengan yang dituliskan.
Ya, pasca sidang skripsi khusus bagi mereka, Akbar-Firman. (dan tentu tidak bagi saya)
Saat galau menyongsong masa depan yang roman-romannya cerah.
Saat mulai panik, ngeliat rekan seangkatan kerja di Law Firm ternama dan belum ternama,
Namun kita sedang tidur telentang sambil garuk-garuk selangkang.
Ya, this is our turn.
Akbar lah Sang Penggagas,
Penggagas untuk mulai apply CV di Law Firm litigasi.
Kenapa litigasi?
Konon kita adalah sosok yang berkecimpung, dan malang (melintang) di bidang Hukum Acara.
Dari mulai tidak lulus Mata Kuliah Hukum Acara Perdata,
sampai dengan bertubi-tubi gagal lulus di Mata Kuliah Hukum Acara Tata Usaha Negara.
That’s why, penggunaan kata sosok dirasa tidak berlebihan menurut saya.
Tidak peduli punya om menteri (buat Akbar)
Tidak peduli punya bapak eselon IV (buat Akbar)
Tidak peduli punya ibu sekwilda (buat Akbar)
Tidak peduli punya sodara Letnan Jendral (buat Firman)
Terseok-seok tetaplah terseok-seok (tentunya buat saya)
Entah itu di daerah Cengkareng, Tangerang, atau Narogong,
Pokoknya ada “ng”nya, tempat tujuan pertama kita buat ngelamar kerja di bilangan barat sana.
Ya, Tirta Marta namanya, entah Law Firm atau perusahaan yang bergerak di bidang kecantikan,
Pokoknya dapet kabar disitu buka lowongan kerja (titik)
Meluncurlah kita kesana,
Matahari bener-bener lagi show off,
Apalagi kantor tujuan berlokasi di daerah pabrik, berlahan tandus
Namun mau bagaimana, tampaknya di lahan tandus itu terdapat sebuah Oase berlabel Tirta Marta.
Sampailah kita ditujuan,
CV alakadarnya terpatri di meja sang empunya kantor.
Entah dibaca atau dijadiin tatakan bakwan.
Yang penting, CV diterima.
Dan langsung saja setelah itu kami balik ke peraduan.
Kebetulan Gori rekan sejawat yang cepat sekali mapan berkesempatan menemani kami.
Saat Firman dan saya bertanya-tanya dalam diam,
saat Akbar lagi sibuk pencetin jerawat,
Gori sedang asik menyusun uang berdasarkan nomor seri.
Jompalng memang, begitulah ketimpangan sosial di luar sana (harap tidak ditafsirkan secara letterlijk)
Terik, panas, dan dahaga
Begitulah kondisi di luar sana
Begitu berkesan dan berkenang
Sukses butuh perjuangan, Kawan!
__________
100% bukan ratapan
Kisah perjalanan mahasiswa di akhir masa studinya,
Mencoba meraih masa depan, yg diharap baik
Salam Semangat!
Kutcher - yang sedang meniti karier
Tidak ada komentar:
Posting Komentar